Paket Internet Tak Hangus Jadi Lebih Mahal? Ini Kata Komdigi
Kembali ke Berita
Teknologi 3 Oktober 2026 CNBC Indonesia
#Internet #Kebijakan #Operator

Paket Internet Tak Hangus Jadi Lebih Mahal? Ini Kata Komdigi

tercopy Intan R, . (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi) Jakarta, CNBC Indonesia - Imbauan soal sisa kuota internet membuat operator seluler memperluas pilihan paket dengan fitur rollover. Lalu, mun

tercopy Intan R, . (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi) Jakarta, CNBC Indonesia - Imbauan soal sisa kuota internet membuat operator seluler memperluas pilihan paket dengan fitur rollover. Lalu, muncul pertanyaan, apakah paket internet rollover dijual lebih mahal kepada pelanggan? Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan perlindungan terhadap sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenakan biaya tambahan dengan alasan atau persyaratan apa pun. "Jadi jelas di dalam eksplisif, di dalam putusan MK bahwa dalam hal melakukan perlindungan substantif terkait kuota, itu tidak boleh dikenakan biaya apapun dengan alasan dan persyaratan apapun," kata Evan Fathurokhman Adiwidjaja, Sekretaris Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi, saat konferensi pers di Kantor Komdigi, Sabtu (3/10/2026). Akan tetapi jika harga itu naik, lanjutnya, Komdigi akan melakukan evaluasi dari sisi bagaimana operator itu melakukan penerapan terhadap formulasi tarif yang sudah diterapkan oleh pemerintah. Beberapa waktu terakhir isu soal kuota internet tersisa yang hangus ramai dibahas. Kemudian masalah ini dibawa ke Mahkamah Konstitusi dan diputuskan bahwa tidak boleh internet tersisa hangus. Kemudian, Kementerian Komunikasi dan Digital menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut keputusan MK. SE tersebut melarang adanya tambahan biaya untuk pelanggan agar sisa kuotanya bisa dipertahankan. Selain itu, SE juga mewajibkan adanya pelaporan pemenuhan kewajiban hingga 28 September 2026. Begitu juga adanya laporan perkembangan pemenuhan kewajiban satu kali setiap bulannya. Kompas melaporkan hal serupa. "It's just a notification or warning that the package's validity period will expire," he said. This mobile telecommunications operator has a total of 101 internet data quota packages, with approximately 92 of them being accumulation packages. When analyzed, 86 out of the 92 accumulation packages are classified as new packages that emerged after the Constitutional Court's decision. Of the total 101 packages owned by XLSmart, 9 packages utilize the form of remaining internet quota protection in the form of information enhancement and notifications. Kompas.com melaporkan hal serupa. "Jadi jelas di dalam eksplisit, di dalam putusan MK bahwa dalam hal melakukan perlindungan substantif terkait kuota, itu tidak boleh dikenakan biaya apa pun dengan alasan dan persyaratan apa pun," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi Evan Fathurokhman Adiwidjaja dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya sejumlah paket rollover dari operator seluler yang ditawarkan dengan harga lebih tinggi. Rollover merupakan mekanisme yang memungkinkan sisa kuota internet pelanggan pada masa berlaku sebelumnya tetap dapat digunakan pada periode berikutnya. "Akan tetapi jika harga itu naik, dan saat ini ada, maka kami akan melakukan evaluasi dari sisi bagaimana operator itu melakukan penerapan terhadap formulasi tarif yang sudah diterapkan oleh pemerintah," kata Evan. Metrotvnews melaporkan hal serupa. Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Evan Fathurokhman Adiwidjaja menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Menurut putusan MK, penyedia jaringan dan atau jasa telekomunikasi wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota akses internet yang telah dibeli oleh pengguna jasa tetap aktif dan dapat digunakan. Penyelenggara jaringan dan atau jasa telekomunikasi juga harus menyediakan kanal untuk memudahkan pengguna jasa telekomunikasi memantau penggunaan kuota, termasuk sisa kuota akses internet yang telah dibeli. "Jika harga itu naik dan itu ada, maka kami bakal evaluasi dari sisi bagaimana operator itu melakukan penerapan terhadap formulasi tarif yang sudah diterapkan oleh pemerintah," kata Evan. Cna melaporkan hal serupa. Aturan baru memberi konsumen pilihan atas kuota yang belum terpakai, tetapi tidak berarti semua paket otomatis menggunakan sistem rollover atau akumulasi. JAKARTA: Sisa kuota internet pelanggan tidak boleh lagi dihanguskan secara sepihak oleh operator mulai 28 September 2026. Ketentuan tersebut diatur melalui Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 4 Tahun 2026 tentang Kewajiban Pemenuhan Pilihan Layanan dan Perlindungan Sisa Kuota. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kuota internet yang telah dibeli merupakan hak pelanggan sehingga operator tidak dapat menghapus sisa kuota begitu saja ketika masa berlaku paket berakhir. Rri melaporkan hal serupa. Sekretaris Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi, Ervan Fathurokhman Adiwidjaja, mengatakan ketentuan tersebut tercantum secara eksplisit dalam putusan Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, perlindungan tersebut harus memastikan kuota yang masih tersisa tetap dapat dinikmati dan dimanfaatkan pelanggan. Dalam hal perlindungan substantif terkait kuota, tidak boleh dikenakan biaya apa pun dengan alasan dan persyaratan apa pun, ucap Ervan, di Kantor Komdigi, Jakarta, Sabtu, 3 Oktober 2026. Hal terpenting adalah operator memastikan kuota yang masih tersisa tetap dapat dinikmati dan dimanfaatkan pelanggan. Komdigi melaporkan hal serupa. Hari ini, kami telah memerintahkan tim untuk mengkaji implikasi putusan tersebut termasuk jika dibutuhkan penyesuaian regulasi dalam memenuhi putusan MK." kata Menteri Meutya di Jakarta Pusat, Jumat (24/07/2027). Sebagai informasi, MK baru saja memutus gugatan terkait perkara kuota internet hangus dalam uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang mengubah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Melalui putusan Nomor 273/PUU-XXIII/2025, MK mengabulkan sebagian gugatan dan menyatakan penyelenggara jaringan dan jasa telekomunikasi wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota internet milik pelanggan tetap aktif dan dapat digunakan. MK pun memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai sampai habis tanpa biaya tambahan apapun. Kompas.com melaporkan hal serupa. Kewajiban tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Kewajiban Pemenuhan Pilihan Layanan dan Perlindungan Sisa Kuota. Kemkomdigi memberikan batas waktu hingga 28 September 2026 kepada operator untuk menyampaikan laporan pemenuhan kewajiban tersebut. SE Nomor 4 Tahun 2026 mengatur bahwa operator wajib menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota pelanggan tetap aktif dan dapat digunakan. Dalam aturan tersebut, sisa kuota dipandang sebagai manfaat ekonomi yang telah dibayar oleh pelanggan. Kompas melaporkan hal serupa. He stated that this mobile telecommunications operator reported 94 internet data quota packages. "Of the 94 packages, 23 packages have already utilized the accumulation mechanism, while the remaining 71 packages still rely on additional notifications on H-7 and H-2 before the package period ends. These 71 packages do not comply with the mandate of the Constitutional Court's decision. Notifications are not a solution for the remaining quota that has already been purchased but remains unused," said Denny. Kompas.com melaporkan hal serupa. Menurut dia, yang menjadi kewajiban adalah memastikan sisa kuota pelanggan tetap dapat dinikmati dan dimanfaatkan. "Artinya, semua paket itu, apa pun paketnya, yang paling penting adalah bagaimana sesuai dengan amar putusan, bagaimana kuota itu masih dapat dinikmati dan dimanfaatkan," ujar Evan. Sebelumnya diberitakan, MK mengabulkan sebagian permohonan dalam perkara Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang menguji Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Melalui Putusan Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada 23 Juli 2026, MK menyatakan ketentuan tersebut bertentangan dengan UUD 1945 secara bersyarat sepanjang tidak dimaknai dengan kewajiban menyediakan pilihan layanan yang menjamin sisa kuota pelanggan tetap aktif dan dapat digunakan. Metrotvnews melaporkan hal serupa. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid telah mengeluarkan surat edaran kepada operator seluler mengenai kepatuhan terhadap putusan MK perihal pelindungan kuota akses internet. Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan tenggat hingga 28 September 2026 kepada para operator seluler untuk menyampaikan laporan kepatuhan terhadap ketentuan mengenai pelindungan kuota akses internet. Menurut hasil evaluasi kementerian per 28 September 2026, tiga operator seluler yang beroperasi di Indonesia telah menawarkan opsi paket layanan akses internet rollover. Operator seluler juga masih menyediakan opsi paket layanan akses internet non-rollover , yang disertai notifikasi mengenai masa berlaku layanan. Cna melaporkan hal serupa. "Kuota yang sudah dibayar oleh pelanggan adalah hak pelanggan. Sisa kuota tidak boleh begitu saja hangus dan operator tidak boleh mengenakan biaya tambahan untuk mempertahankan sisa kuota tersebut," jelas Meutya, dikutip dari keterangan resminya akhir pekan lalu. Aturan baru mengubah pendekatan tersebut dengan memberikan pelanggan pilihan mengenai perlakuan terhadap kuota yang masih tersisa. Pelanggan berhak memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaannya, bukan operator yang memilihkan untuk pelanggan," ujar Meutya. Rri melaporkan hal serupa. Terkait adanya kenaikan harga paket rollover, Ervan mengatakan Komdigi akan mengevaluasi penerapan formulasi tarif yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, pelanggan tetap dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kuota yang telah dibeli. Notifikasi bukan solusi terhadap sisa kuota yang sudah telanjur tidak terpakai. Denny menyebut, dari 94 paket yang dilaporkan Indosat, 23 paket telah menggunakan mekanisme rollover. Komdigi melaporkan hal serupa. Menurut MK, perlindungan terhadap konsumen dapat diwujudkan melalui berbagai skema, antara lain akumulasi atau rollover kuota, perpanjangan masa aktif, pengalihan manfaat, kompensasi, refund, maupun bentuk perlindungan lain yang proporsional. Putusan MK juga menekankan bahwa pengguna layanan prabayar maupun pascabayar yang telah membayar kuota internet tetapi belum menghabiskannya tetap berhak memperoleh perlindungan atas manfaat layanan yang telah dibayarkan. Kompas.com melaporkan hal serupa. Karena itu, operator tidak diperbolehkan menghilangkan sisa kuota tersebut begitu saja ketika masa berlaku paket berakhir. Kemkomdigi juga melarang operator mengenakan biaya tambahan kepada pelanggan hanya untuk mempertahankan atau menggunakan sisa kuota yang sudah dibayar. SE Menkomdigi Nomor 4 Tahun 2026 memberikan sejumlah pilihan layanan. Dalam SE tersebut, pilihan yang disebutkan antara lain perpanjangan masa aktif, pengalihan manfaat atau transfer, kompensasi, dan pengembalian dana atau refund. Kompas melaporkan hal serupa. For Telkomsel, out of 95 reported packages, there are 19 packages that have already adopted an accumulation scheme. Meanwhile, the remaining 76 packages are still in a non-accumulation scheme and utilize a form of protection in the form of notifications regarding validity periods and remaining quotas. However, according to the government's evaluation, the protection mechanism is not sufficient if it is only preventive in nature. Metrotvnews melaporkan hal serupa. Pihaknya meminta ketiga operator seluler segera menghadirkan solusi yang lebih substantif agar konsumen bisa memanfaatkan kuota akses internet sesuai dengan biaya yang telah dikeluarkan. Cna melaporkan hal serupa. Selain perlindungan sisa kuota, perusahaan telekomunikasi diwajibkan memberikan informasi secara jelas mengenai harga, volume kuota, masa berlaku, segmentasi penggunaan, ketentuan pemakaian secara wajar, berakhirnya layanan, serta perlakuan terhadap kuota yang belum digunakan. Informasi tersebut harus disampaikan dengan sederhana dan mudah dipahami agar pelanggan mengetahui pilihan serta hak yang dimiliki sebelum membeli layanan. Rri melaporkan hal serupa. Sementara 71 paket lainnya masih menggunakan bentuk perlindungan berupa notifikasi. Sementara itu, dari 95 paket yang dilaporkan Telkomsel, sembilan paket telah menggunakan mekanisme rollover. Sedangkan 76 paket masih menggunakan bentuk perlindungan lain berupa notifikasi. Adapun XLSMART melaporkan 92 paket telah menggunakan mekanisme rollover dari total 101 paket.

Fakta Kunci

  • 1"Jadi jelas di dalam eksplisif, di dalam putusan MK bahwa dalam hal melakukan perlindungan substantif terkait kuota, itu tidak boleh dikenakan biaya apapun dengan alasan dan persyaratan apapun," kata Evan Fathurokhman Adiwidjaja, Sekretaris Ditjen Infrastruktur Digital Komdigi, saat konferensi pers di Kantor Komdigi, Sabtu (3/10/2026).
  • 2Kemudian, Kementerian Komunikasi dan Digital menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 sebagai tindak lanjut keputusan MK.
  • 3Selain itu, SE juga mewajibkan adanya pelaporan pemenuhan kewajiban hingga 28 September 2026.
  • 4This mobile telecommunications operator has a total of 101 internet data quota packages, with approximately 92 of them being accumulation packages.

Sumber Berita

CNBC Indonesia

Baca Artikel Asli

Data dihimpun dari sumber berita terpercaya dan disajikan untuk tujuan informasi. Kunjungi tautan sumber untuk laporan lengkap.