Harga Cabai Makin Mahal, BPS Ungkap Efek Horornya ke Warga RI Ini
Kembali ke Berita
Ekonomi 5 Oktober 2026 CNBC Indonesia
#Ekonomi #Inflasi #BPS

Harga Cabai Makin Mahal, BPS Ungkap Efek Horornya ke Warga RI Ini

Berdasarkan pemantauan BPS, harga rata-rata cabai merah pada minggu pertama Oktober 2026 mencapai Rp63.913 per kg. Angka tersebut naik 11,38% dibandingkan September dan sudah berada di atas batas atas

Berdasarkan pemantauan BPS, harga rata-rata cabai merah pada minggu pertama Oktober 2026 mencapai Rp63.913 per kg. Angka tersebut naik 11,38% dibandingkan September dan sudah berada di atas batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp55.000 per kg. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan harga cabai merah juga terjadi di banyak daerah. Tercatat sebanyak 292 kabupaten/kota atau 81,11% mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) cabai merah. "Harga saat ini Rp63.913 rata-ratanya, sedangkan HAP batas atasnya itu Rp55.000 (per kg)," ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (5/10/2026). Sementara itu, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan cukup tinggi. Pada minggu pertama Oktober, harga rata-rata cabai rawit mencapai Rp86.846 per kg, naik 10,21% dibandingkan September yang berada di Rp78.802 per kg. Harga tersebut juga jauh di atas batas atas HAP sebesar Rp57.000 per kg. "Cabai rawit naik cukup besar di minggu pertama Oktober, kenaikannya sampai 10,21%. Bahkan kalau kita bandingkan dengan batas atas HAP, ini gap-nya semakin tinggi," tuturnya. BPS mencatat sebanyak 259 kabupaten/kota atau 71,94% mengalami kenaikan IPH cabai rawit pada periode tersebut. Ateng mengatakan, perkembangan harga cabai perlu menjadi perhatian, terutama menjelang akhir tahun. Sebab, apabila tren kenaikan terus berlanjut, harga pada Desember 2026 berpotensi lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Ini menjadi catatan, jika cabai rawit selalu meningkat maka jika dibandingkan year on year-nya, kondisi akhir tahun Desember, ini khawatir semakin jauh dibandingkan Desember tahun 2025 yang dampaknya akan terjadi inflasi secara tahunan dan juga year on year-nya pada bulan Desember," jelas dia. Hal serupa juga terjadi pada cabai merah. Menurut Ateng, posisi harga cabai merah saat ini sudah lebih jauh dari HAP dibandingkan kondisi menjelang akhir tahun sebelumnya. "Cabai merahnya kita lihat di kondisi Desember itu sedikit di atas HAP, sekarang sudah agak jauh. Jika tidak dikawal, maka kondisi Desember 2026 akan jauh dibandingkan Desember 2025, artinya inflasi tahunannya bisa jadi terdorong naik karena cabai merah dan juga cabai rawit," sebut Ateng. Di sisi lain, Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut ketersediaan cabai secara nasional sebenarnya cukup memadai. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Sudi Mardianto mengatakan, ketersediaan cabai rawit secara nasional sekitar 132.000 ton, sedangkan cabai besar sekitar 115.000 ton. "Sebaran produksinya sebetulnya kalau secara agregat secara nasional itu ketersediaan aneka cabai rawit misalnya, itu sekitar 132.000 ton, sedangkan untuk cabai besarnya sekitar 115.000 ton," ujar Sudi dalam kesempatan yang sama. Ia juga menyebut luas panen cabai pada Oktober mencapai sekitar 11.917 hektare. Menurutnya, angka tersebut cukup memadai untuk membantu mengendalikan dinamika harga. Namun, persoalan distribusi antardaerah masih menjadi tantangan. Sudi mengatakan, kerja sama antardaerah dalam mendistribusikan cabai belum berjalan optimal. "Cuma memang dalam praktiknya, ini kerja sama antardaerah yang mungkin belum bisa dilaksanakan secara optimal," sebutnya. Sudi mencontohkan pengiriman cabai dari Kediri ke wilayah Kalimantan yang cukup besar. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi pergerakan harga di daerah sentra produksi. "Karena memang beberapa daerah, kami mendapat informasi juga, misalnya di wilayah Kediri, itu ada perdagangan pengiriman cabai ke wilayah Kalimantan yang cukup besar. Itu mungkin salah satu yang memicu adanya pergerakan juga harga di daerah-daerah sentra," terang dia. Untuk cabai merah keriting, Sudi mengatakan harga secara umum masih berada di kisaran Rp40.000-Rp50.000 per kg. Namun, terdapat daerah sentra yang harganya sudah mencapai Rp90.000 per kg. "Tapi untuk cabai merah keriting sebetulnya secara umum masih di kisaran Rp40.000-Rp50.000 (per kg) ya, hanya beberapa daerah seperti di Kabupaten Batu Bara itu tingkat harganya sudah mencapai Rp90.000 (per kg) di daerah sentra," ujar Sudi. Kementan juga terus menambah luas tanam cabai. Dalam dua bulan terakhir, terdapat tambahan luas tanam sekitar 1.023 hektare untuk cabai rawit. Sementara untuk cabai besar, tambahan luas tanam mencapai hampir 1.070 hektare. "Artinya selama dua bulan terakhir, ini sebetulnya ada tambahan luas tanam baru sekitar 1.023 hektare untuk cabai rawit. Sedangkan untuk cabai besar itu di September ada sekitar 380 hektare dan di bulan Oktober ada 690 hektare. Ya, ini hampir 1.070 hektare juga, ada tambahan luas tanam cabai besar," paparnya. Tambahan luas tanam tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan kenaikan harga cabai, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Pertambahan luas tanam ini diharapkan juga bisa digunakan sebagai salah satu ya nantinya pengendali kenaikan harga cabai rawit dan cabai besar, khususnya menjelang Nataru," pungkas dia. Kompas melaporkan hal serupa. Neraca pangan diperkirakan surplus, tetapi harga pangan terus merangkak naik. JAKARTA, KOMPAS — Badan Pangan Nasional memperkirakan Neraca Pangan Nasional 2026, termasuk beras dan cabai, surplus hingga akhir tahun. Namun, per pekan pertama Oktober 2026, harga kedua jenis bahan pangan pokok itu justru kian menyengat. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara hibrida di Jakarta, Senin (5/10/2026). suara melaporkan hal serupa. Suara.com - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional secara nasional rata-rata menembus angka psikologis Rp100.000 per kilogram pada Minggu (4/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia melalui situs resmi bi.go.id/hargapangan, harga komoditas tersebut tercatat berada di level Rp100.700 per kilogram. Kenaikan harga cabai rawit merah ini mencatatkan peningkatan sebesar 4,41 persen atau naik Rp4.250 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya. Beras kualitas medium I hanya mengalami kenaikan tipis 0,3 persen (naik Rp50) menjadi Rp16.650 per kilogram, sedangkan medium II bertahan di level Rp16.400 per kilogram. CNBC Indonesia melaporkan hal serupa. Berdasarkan pemantauan BPS, harga rata-rata cabai merah pada minggu pertama Oktober 2026 mencapai Rp63.913 per kg. Angka tersebut naik 11,38% dibandingkan September dan sudah berada di atas batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp55.000 per kg. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan harga cabai merah juga terjadi di banyak daerah. Tercatat sebanyak 292 kabupaten/kota atau 81,11% mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) cabai merah. Koran Jakarta melaporkan hal serupa. JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp103.250 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp31.850 per kg. Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Senin (05/10) , pukul 09.20 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp43.900 per kg, bawang putih Rp41.850 per kg. Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp16.500 per kg, beras kualitas bawah II Rp15.900 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp17.800 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp17.250 per kg. Kompas.com melaporkan hal serupa. JAKARTA, KOMPAS.com Harga cabai merah keriting melonjak pada awal Oktober 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga komoditas tersebut naik hampir 20 persen pada Jumat (2/10/2026). Data PIHPS Nasional menunjukkan, harga rata-rata cabai merah keriting di pasar tradisional seluruh provinsi mencapai Rp 82.950 per kilogram. Baca juga: Harga Cabai Rawit di Polman Tembus Rp 120.000 Per Kg, Pembeli Beralih ke Cabai Kering ANTARA melaporkan hal serupa. PIHPS catat harga cabai rawit Rp103.250/kg, telur ayam Rp31.850/kg 7 jam lalu Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai ... PIHPS catat harga cabai rawit Rp100.700/kg, telur ayam Rp29.900/kg 3 Oktober 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas ... PIHPS catat harga cabai rawit Rp96.300/kg, telur ayam Rp28.550/kg 2 Oktober 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai ... Harga cabai rawit Rp101.550/kg, telur ayam Rp29.150/kg per 1 Oktober 1 Oktober 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga komoditas ... suara melaporkan hal serupa. Suara.com - Harga cabai rawit merah di pasar tradisional secara nasional rata-rata menembus angka psikologis Rp100.000 per kilogram pada Minggu (4/10/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia melalui situs resmi bi.go.id/hargapangan, harga komoditas tersebut tercatat berada di level Rp100.700 per kilogram. Kenaikan harga cabai rawit merah ini mencatatkan peningkatan sebesar 4,41 persen atau naik Rp4.250 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya. Beras kualitas medium I hanya mengalami kenaikan tipis 0,3 persen (naik Rp50) menjadi Rp16.650 per kilogram, sedangkan medium II bertahan di level Rp16.400 per kilogram. ANTARA melaporkan hal serupa. ANTARA/Harianto Harga bawang merah di harga Rp40.350 per kg, dan bawang putih Rp39.100 per kg. Jakarta (ANTARA) - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia (BI), mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp89.500 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp30.200 per kg. Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Rabu, pukul 09.19 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp40.350 per kg, dan bawang putih Rp39.100 per kg. Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp15.550 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.900 per kg. Liputan6 melaporkan hal serupa. Harga pangan pada 1 Oktober 2026 berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, cabai rawit merah naik 9,79%. (Liputan6.com/Angga Yuniar) Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan di pasar tradisional bergerak fluktuatif pada Kamis (1/10/2026), dengan cabai rawit merah menembus Rp 105.450 per kilogram (kg), naik 9,79% atau Rp 9.400 per kg. Cabai merah keriting melonjak lebih tajam, yakni 17,02% menjadi Rp 81.150 per kg, menjadi yang tertinggi di antara seluruh komoditas yang dipantau. Di sisi lain, harga cabai merah besar turun tipis 0,35% ke level Rp 56.750 per kg. Suarasurabaya melaporkan hal serupa. Nasional mencatat harga cabai rawit merah di pasar tradisional Jawa Timur (Jatim) menyentuh Rp101.550 per kg, Kamis (1/10/2026). Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Kamis pukul 10.30 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp37.750 per kg, bawang putih Rp38.700 per kg, dilansir Antara. Untuk komoditas beras, tercatat beras kualitas bawah I di harga Rp15.450 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.800 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.550 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.450 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp103.250 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp31.850 per kg. Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Senin pukul 09.20 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp43.900 per kg, bawang putih Rp41.850 per kg. Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp16.500 per kg, beras kualitas bawah II Rp15.900 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp17.800 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp17.250 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Bandung, Jawa Barat, Jumat pukul 10.00 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp37.350 per kg, bawang putih Rp37.750 per kg. Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.950 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.750 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.400 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.250 per kg. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.500 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.950 per kg. Kompas melaporkan hal serupa. Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas, Aulia Sofyan, mengatakan, stok seluruh komoditas pangan strategis hingga akhir 2026 diperkirakan surplus dan aman untuk memenuhi kebutuhan nasional. Hal itu berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026 yang dimutakhirkan per 3 September 2026. Merujuk data proyeksi neraca tersebut, pada akhir tahun ini, stok cabai rawit diperkirakan surplus sebanyak 60.283 ton, daging ayam 1,02 juta ton, telur ayam 765.281 ton, daging sapi 351.867 ton, dan gula konsumsi 1,78 juta ton. Demikian pula dengan stok akhir jagung pakan yang diperkirakan surplus 6,9 juta ton, kedelai 290.886 ton, bawang merah 12.349 ton, dan bawang putih 94.821 ton. suara melaporkan hal serupa. Untuk beras kualitas bawah I dan II masing-masing tercatat sebesar Rp14.900 dan Rp14.700 per kilogram. Sementara beras kualitas super I dan II tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di posisi Rp17.950 dan Rp17.350 per kilogram. Harga daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan 0,1 persen menjadi Rp152.700 per kilogram, dan kualitas 2 naik 0,52 persen menjadi Rp144.000 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras segar melandai 0,24 persen menjadi Rp41.950 per kilogram, serta telur ayam ras segar turun 0,17 persen ke level Rp29.900 per kilogram. CNBC Indonesia melaporkan hal serupa. "Harga saat ini Rp63.913 rata-ratanya, sedangkan HAP batas atasnya itu Rp55.000 (per kg)," ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (5/10/2026). Pada minggu pertama Oktober, harga rata-rata cabai rawit mencapai Rp86.846 per kg, naik 10,21% dibandingkan September yang berada di Rp78.802 per kg. Harga tersebut juga jauh di atas batas atas HAP sebesar Rp57.000 per kg. "Cabai rawit naik cukup besar di minggu pertama Oktober, kenaikannya sampai 10,21%. Koran Jakarta melaporkan hal serupa. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp19.000 per kg, dan beras kualitas super II Rp18.200 per kg. Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp60.800 per kg, cabai merah keriting Rp118.150 per kg, dan cabai rawit hijau Rp61.600 per kg. Kemudian, daging ayam ras segar Rp47.250 per kg, daging sapi kualitas I Rp153.300 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp144.850 per kg. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.300 per kg, gula pasir lokal Rp20.000 per kg. Kompas.com melaporkan hal serupa. Kenaikan itu menjadi yang paling tinggi dibandingkan komoditas pangan lainnya dalam data PIHPS Nasional per 2 Oktober 2026. Komoditas tersebut dibanderol Rp 100.650 per kilogram, naik Rp 4.200 atau 4,35 persen. Harga cabai rawit hijau justru turun Rp 7.850 atau 11,55 persen menjadi Rp 60.100 per kilogram. Sementara harga cabai merah besar turun Rp 1.300 atau 2,26 persen menjadi Rp 56.100 per kilogram. ANTARA melaporkan hal serupa. PIHPS catat harga cabai rawit Rp109.000/kg, telur ayam Rp29.500/kg 29 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai ... PIHPS catat harga cabai rawit Rp113.750/kg, telur ayam Rp29.400/kg 28 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga komoditas ... Harga cabai di Purwokerto kembali melonjak 27 September 2026 Harga beberapa jenis cabai di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali melonjak seiring ... Ekonom: Efisiensi distribusi jadi kunci cegah gejolak harga pangan 25 September 2026 Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai fokus ... suara melaporkan hal serupa. Untuk beras kualitas bawah I dan II masing-masing tercatat sebesar Rp14.900 dan Rp14.700 per kilogram. Sementara beras kualitas super I dan II tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di posisi Rp17.950 dan Rp17.350 per kilogram. Harga daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan 0,1 persen menjadi Rp152.700 per kilogram, dan kualitas 2 naik 0,52 persen menjadi Rp144.000 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras segar melandai 0,24 persen menjadi Rp41.950 per kilogram, serta telur ayam ras segar turun 0,17 persen ke level Rp29.900 per kilogram. ANTARA melaporkan hal serupa. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.850 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.300 per kg. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp18.100 per kg, dan beras kualitas super II Rp17.300 per kg. Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp55.100 per kg, cabai merah keriting Rp86.400 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.150 per kg. Kemudian, daging ayam ras segar Rp45.800 per kg, daging sapi kualitas I Rp148.550 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp142.100 per kg. Liputan6 melaporkan hal serupa. Cabai rawit hijau juga terkoreksi 3,54% menjadi Rp 65.450 per kg. Komoditas ini dijual Rp 41.250 per kg, naik 10,15%. Sementara itu, bawang putih turun 0,26% ke Rp 38.900 per kg. Daging ayam ras segar naik 4,39% atau Rp 1.850 menjadi Rp 43.950 per kg. Suarasurabaya melaporkan hal serupa. Adapun, beras kualitas super I di harga Rp17.550 per kg, dan beras kualitas super II Rp17.000 per kg. PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp59.400 per kg, cabai merah keriting Rp71.450 per kg, dan cabai rawit hijau Rp70.650 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Lalu, beras kualitas super I di harga Rp19.000 per kg, dan beras kualitas super II Rp18.200 per kg. Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp60.800 per kg, cabai merah keriting Rp118.150 per kg, dan cabai rawit hijau Rp61.600 per kg. Kemudian, daging ayam ras segar Rp47.250 per kg, daging sapi kualitas I Rp153.300 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp144.850 per kg. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.300 per kg, gula pasir lokal Rp20.000 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp57.600 per kg, cabai merah keriting Rp69.250 per kg, dan cabai rawit hijau Rp61.300 per kg. Kemudian, daging ayam ras segar Rp41.000 per kg, daging sapi kualitas I Rp150.200 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp140.950 per kg. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.450 per kg, gula pasir lokal Rp19.200 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.250 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.950 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.950 per liter. Kompas melaporkan hal serupa. ”Khusus beras, stok akhir tahun diperkirakan mencapai 16,06 juta ton. Tidak ada impor beras penugasan (untuk konsumsi) pada 2026. Impor beras hanya berupa beras khusus dan sisa impor beras industri 2025 yang terealisasi pada 2026,” ujarnya. Meskipun jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras berkurang pekan pertama Oktober 2026, harga beras masih cukup tinggi. suara melaporkan hal serupa. Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma Ikuti Kuisnya ➔ Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa Ikuti Kuisnya ➔ KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu? Pedagang Warteg: Omzet Turun, Rp700 Ribu Habis Buat Sayur Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:55 WIB Kenapa Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu? News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat! Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB 5 Rekomendasi Drakor Awal Oktober yang Wajib Masuk Watchlist Kamu! CNBC Indonesia melaporkan hal serupa. BPS mencatat sebanyak 259 kabupaten/kota atau 71,94% mengalami kenaikan IPH cabai rawit pada periode tersebut. Ateng mengatakan, perkembangan harga cabai perlu menjadi perhatian, terutama menjelang akhir tahun. Sebab, apabila tren kenaikan terus berlanjut, harga pada Desember 2026 berpotensi lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Ini menjadi catatan, jika cabai rawit selalu meningkat maka jika dibandingkan year on year-nya, kondisi akhir tahun Desember, ini khawatir semakin jauh dibandingkan Desember tahun 2025 yang dampaknya akan terjadi inflasi secara tahunan dan juga year on year-nya pada bulan Desember," jelas dia. Koran Jakarta melaporkan hal serupa. Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp22.250 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp26.150 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.700 per liter. Nah thats right thank you ~ Baca komentar selengkapnya → FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ... Baca komentar selengkapnya → Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan. Baca komentar selengkapnya → Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000 Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ... Kompas.com melaporkan hal serupa. Kenaikan harga cabai pada awal Oktober terjadi setelah komoditas tersebut juga menjadi salah satu pangan yang pergerakan harganya diperhatikan dalam perkembangan inflasi September . Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi nasional September 2026 sebesar 0,30 persen secara bulanan dan 3,28 persen secara tahunan. Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp 100.000 per Kg di Bandung, Naik Dua Kali Lipat dalam Tiga Hari Harga bawang merah ukuran sedang naik Rp 1.300 atau 3,47 persen menjadi Rp 38.750 per kilogram. ANTARA melaporkan hal serupa. PIHPS catat harga cabai rawit Rp99.250/kg, telur ayam Rp31.950/kg 25 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai ... PIHPS catat harga cabai rawit Rp104.850/kg, telur ayam Rp30.100/kg 24 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga komoditas ... PIHPS mencatat harga cabai rawit Rp89.500/kg, telur ayam Rp30.200/kg 23 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia (BI), mencatat harga komoditas ... Mendag sebut kenaikan harga cabai rawit karena faktor cuaca 22 September 2026 Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan kenaikan harga cabai rawit nasional yang rata-rata mencapai Rp70 ... suara melaporkan hal serupa. Baca Juga Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen Gula Pasir Premium: Naik 0,25 persen menjadi Rp20.400 per kg (gula lokal stabil di Rp19.150 per kg). Minyak Goreng Curah: Turun 0,49 persen menjadi Rp20.300 per kg. Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1: Stabil di angka Rp24.350 per kg. Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2: Naik 0,21 persen menjadi Rp23.550 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp21.800 per kg, gula pasir lokal Rp19.400 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp21.650 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp25.400 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.350 per liter. Liputan6 melaporkan hal serupa. Sebaliknya, telur ayam ras segar turun 2,34% ke Rp 29.250 per kg. Harga daging sapi kualitas 1 dan kualitas 2 turun masing-masing 2,66% dan 0,77%. Kini daging sapi kualitas 1 dibanderol Rp 148.400 per kg, sedangkan kualitas 2 Rp 142.050 per kg. ANTARA melaporkan hal serupa. Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp22.250 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp26.150 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.700 per liter. Kompas melaporkan hal serupa. Kendati demikian, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut harga beras dan cabai rawit pada pekan pertama Oktober 2026 naik kian tinggi. BPS mencatat, per pekan pertama Oktober 2026, harga rerata nasional beras medium di tingkat konsumen senilai Rp 14.676 per kg, naik 0,16 persen dibandingkan dengan rerata September 2026. Dalam periode perbandingan yang sama, rerata nasional harganya naik 0,13 persen menjadi Rp 16.525 per kg. Rerata nasional HET beras medium dan premium itu masing-masing senilai Rp 13.500 per kg dan Rp 14.900 per kg. CNBC Indonesia melaporkan hal serupa. Menurut Ateng, posisi harga cabai merah saat ini sudah lebih jauh dari HAP dibandingkan kondisi menjelang akhir tahun sebelumnya. "Cabai merahnya kita lihat di kondisi Desember itu sedikit di atas HAP, sekarang sudah agak jauh. Jika tidak dikawal, maka kondisi Desember 2026 akan jauh dibandingkan Desember 2025, artinya inflasi tahunannya bisa jadi terdorong naik karena cabai merah dan juga cabai rawit," sebut Ateng. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Sudi Mardianto mengatakan, ketersediaan cabai rawit secara nasional sekitar 132.000 ton, sedangkan cabai besar sekitar 115.000 ton. Kompas.com melaporkan hal serupa. Harga daging ayam ras segar juga naik Rp 1.000 atau 2,38 persen menjadi Rp 43.050 per kilogram. Sebaliknya, harga telur ayam ras segar turun Rp 1.600 atau 5,34 persen menjadi Rp 28.350 per kilogram. Harga daging sapi kualitas 2 turun Rp 5.900 atau 4,12 persen menjadi Rp 137.350 per kilogram. Harga daging sapi kualitas 1 juga turun Rp 1.600 atau 1,05 persen menjadi Rp 150.950 per kilogram. ANTARA melaporkan hal serupa. PIHPS catat harga cabai rawit Rp95.000/kg, telur ayam Rp30.000/kg 22 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas ... PIHPS catat harga cabai rawit Rp95.500/kg, telur ayam Rp29.400/kg 21 September 2026 Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai ... Kompas melaporkan hal serupa. Sebelumnya, beras mengalami inflasi selama sembilan bulan beruntun, yakni pada Januari-September 2026. Tingkat inflasi tahunan beras pada Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, dan September 2026 masing-masing 3,44 persen, 3,61 persen, 3,71 persen, 4,36 persen, 4,55 persen, 3,98 persen, 3,1 persen, 2,77 persen, dan 3,73 persen. ”Meskipun jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras berkurang dari 159 daerah pada pekan terakhir September 2026 menjadi 116 daerah pada pekan pertama Oktober 2026, harga beras masih cukup tinggi,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono. BPS juga menunjukkan, harga rerata nasional cabai merah dan cabai rawit di tingkat konsumen sudah jauh melampaui batas atas harga acuan penjualan (HAP). CNBC Indonesia melaporkan hal serupa. "Sebaran produksinya sebetulnya kalau secara agregat secara nasional itu ketersediaan aneka cabai rawit misalnya, itu sekitar 132.000 ton, sedangkan untuk cabai besarnya sekitar 115.000 ton," ujar Sudi dalam kesempatan yang sama. Ia juga menyebut luas panen cabai pada Oktober mencapai sekitar 11.917 hektare. Menurutnya, angka tersebut cukup memadai untuk membantu mengendalikan dinamika harga. Sudi mengatakan, kerja sama antardaerah dalam mendistribusikan cabai belum berjalan optimal. Kompas.com melaporkan hal serupa. Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp 15.000 per kilogram, naik Rp 100 atau 0,67 persen. Kompas melaporkan hal serupa. Per pekan pertama Oktober 2026, harga rerata nasional cabai merah tembus Rp 63.913 per kg, naik 11,38 persen dibandingkan akhir September 2026 dan melampaui batas atas HAP cabai merah di tingkat konsumen Rp 55.000 per kg.

Fakta Kunci

  • 1Berdasarkan pemantauan BPS, harga rata-rata cabai merah pada minggu pertama Oktober 2026 mencapai Rp63.913 per kg.
  • 2Angka tersebut naik 11,38% dibandingkan September dan sudah berada di atas batas atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp55.000 per kg.
  • 3Tercatat sebanyak 292 kabupaten/kota atau 81,11% mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) cabai merah.
  • 4"Harga saat ini Rp63.913 rata-ratanya, sedangkan HAP batas atasnya itu Rp55.000 (per kg)," ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (5/10/2026).
  • 5Pada minggu pertama Oktober, harga rata-rata cabai rawit mencapai Rp86.846 per kg, naik 10,21% dibandingkan September yang berada di Rp78.802 per kg.

Sumber Berita

CNBC Indonesia

Baca Artikel Asli

Data dihimpun dari sumber berita terpercaya dan disajikan untuk tujuan informasi. Kunjungi tautan sumber untuk laporan lengkap.