Pendahuluan
Edge computing telah menjadi fondasi utama Internet of Things (IoT) di tahun 2026. Dengan miliaran perangkat terhubung, memproses data di cloud saja tidak lagi cukup.
Mengapa Edge Computing?
Masalah dengan Cloud-Centric IoT:
Solusi Edge Computing:
Sensor → Edge Gateway (AI Processing) → Cloud (Analytics)
↓
Real-time Action (2-5ms)
AI di Edge: TinyML 2026
TinyML — machine learning yang berjalan di microcontroller — telah mencapai kematangan:
| Platform | Chip | RAM | Model Size |
|---|---|---|---|
| TensorFlow Lite Micro | ESP32, RP2040 | 256KB | < 50KB |
| Edge Impulse | STM32, nRF52 | 128KB | < 30KB |
| OpenMV | i.MX RT | 1MB | < 200KB |
5G + Edge Computing
Dengan 5G network slicing dan MEC (Multi-access Edge Computing):
Use Case: Smart Manufacturing
Pabrik modern menggunakan edge computing untuk predictive maintenance:
Kesimpulan
Edge computing + IoT adalah fondasi smart infrastructure masa depan. Dengan TinyML dan 5G, implementasi menjadi semakin terjangkau untuk berbagai skala industri.